Syurga di timur

Diri terasa asing di tanah sendiri
Bahkan darahku mengalir di tanah ini
Tanah tumpahnya darahku
Sebuah perumpamaan bagi perjuangan
Sebagai pembakar jiwa anak watan

Pencarian sebuah ketenangan abadi
Disematkan dalam gugusan hati
Aku harus pergi dan tidak kembali
Keriuhan gelanggang pencak bangsa jawi
Sedikit tidak memecah jiwa nan sepi

Kaki terus melangkah ke timur
Berkelana sejauh mata memandang
Sehingga terdengar deruan ombak
Melihat nelayan pulang ke darat
Anak kecil berlari berkejaran

Lahirnya sebuah rasa yang nikmat
Kepuasan tanpa perlu menjadi buas
Aku terlalu cinta tanah bertuah ini
Maka cintailah ia sepenuh hatimu
Duhai si anak watan

Posts created 17

Leave a Reply

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top