Puisi hati

Here’s my first try at writing poetry in Malay.
Berdirinya aku disini,
Dengan niat untuk memberi nasihat,
Dan bukan diriku untuk memilih pihak,
Anggaplah kata-kata ini untuk mereka,
Tidak kira baik atau jahat,
Setiap kali ku mendongak ke langit,
Teringat kisah lama,
Tika ku sedih atau bahagia,
Teringat ku senyuman manis,
Dan tangisan pahit,
Pedih hatiku ini melihat semula,
Tapi aku sedar akan dunia,
Bumi tidak berpusing di tempat yang sama,
Moga kenangan lama kekal lama,
Harap dimaafi dan dilupa,
Jangan didekati, jangan dicuba,
Gelora dalam pikiran, ombak perasaan,
Itu semua lumrah dunia,
Terus maju,
Langkah demi langkah,
Semoga diriku yang lemah ini,
Bakal berubah.

Someone who writes a lot of poetry. Shit or not, they're mine. I'm also a lazy ass traveler. Stick and stone may break my bones, but staircases, they get me.
Posts created 47

Leave a Reply

Related Posts

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top
%d bloggers like this: