Mentari & Miskin

Hilangnya siang, perginya Mentari.
Tiada lagi dia tegak menari nari,
Mungkin dia sudah penat di sana berdiri,
Walhal semua kata pada dia tiada arti.
Lelah keringat sendiri,
Pastikan diri untuk mandiri.

Sang menteri tiada kata,
Hanya membisu dengan air di mata,
Si mereka yang punya Vellfire jelita,
Menuding jari salahkan mentari saja.
Berlagu mereka juga mahu disara,
Sedang di meja pelbagai juadah.

Sabarlah mentari tabah,
Kesat mutiara air yang jatuh hentinya tiada,
Tidaklah mereka tahu, sakit yang ada,
Tidaklah mereka tahu, erti makan tiada,
Tidaklah mereka tahu, menjerit dada.

Teguhlah mentari,
Teruskan menari,
Penuh senyum yang bersinar lagi,
Penuh tawa gemailai jejari,
Semoga kamu hidup lagi.

-Mentari Miskin

 

Posts created 4

Leave a Reply

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top