lari

Aksara kosong yang dihembus,
Memenuhi ruang,
Bersama kabus nafas yang terbuang,
Dalam sembang dan bayang-bayang.
Terang yang malap,
Memerangkap,
Sunyi menyelinap,
Kerana keramaian yang butuh dimakna,
Dan dalam keperluan yang minta dipenuhi,
Sayang saja masih juga berdiri sendiri.

Berbeza frekuensi bicara,
Tak berbalas,
Malah membatas,
Erat dan sempit,
Melantun kembali menjadi soalan,
Yang tak lalu diperjuangkan,
Jiwa merentan.

Dinding yang memasang dengar,
Dengarkan,
Jangan biar aku keseorangan.
Sunyi yang berisik, 
Diam. Diam!

Berdoa ketemuan jiwa-jiwa bebas,
Sang pelarian,
Menebar sayap bebas,
Melayah tinggi,
Menikmati alam,
Tak berdestinasi,
Mencari lapang dan nyaman,
Dan membelakang,
Bicara dan pandang,
Yang mengilai dan merantai.

f.h

Posts created 35

Leave a Reply

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top