insan maya

hanya maya cara kita bersapa,
bertemu muka hanya sekali dua,
dari aksara mu hingga menjadi bait ayat,
tiap isinya penuh cakna dan kerisauan,

walau hidupnya bergolak,
dia kekal mendongak walau hidup,
tak seindah dunia,
dia terus cekal dan kehadapan,

meski onak duri penuh bisa,
dia perempuan tabah,
walau dunia ini sementara.

Penulis

SyatbilHanis
Latest posts

Leave a Reply