Dan Kau Pasti Tahu Itu

Aku bukan penyair,
hanya ingin meluah lara,
walau wajah tampak seperti besi,
hati terlalu lemah dan akan musnah.
Hanya bisa diam – kaku, tidak bergerak.
Bila ribut melanda duniaku digoncang,
kadang terasa untuk melepaskan,
namun ia cuma akan menjadi,
satu penyesalan tanpa pengakhiran.
Diri terasa kecil di depan yang Esa,
terasa diri khilaf namun tidak berubah.
Maaf aku tak dapat pergi kepadamu,
aku rapuh, retak, rosak, sakit, perit,
masih cuba untuk berdiri.
Jika  bisa, aku akan ikutmu kemana saja,
berjalan selama nyawa masih ada,
pancawarsa, dasawarsa,
sekalipun aku akan hilang ditiup angin.
Kau yang aku cinta dan  sayang,
sumpah semuanya kerana Allah.
Namun aku hanya manusia biasa,
hanya bisa menunggu waktu.
Dan aku yakin kau pasti tahu itu.
I think. I feel. I write. Welcome to my reality.
Posts created 118

Leave a Reply

Related Posts

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top